Responsive image
Responsive image
Responsive image

PEMBINAAN KOPERASI WANITA HARUS TERUS DI TINGKATKAN

PENATAAN DATA KOPERASI MELALUI ONLINE DATA SYSTEM (ODS) HARUS DI TINGKATKAN

PENTINGNYA SERTIFIKASI PRODUK PANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA BAGI PELAKU USAHA

AKSES PERMODALAN BAGI KOPERASI SIMPAN PINJAM / UNIT SIMPAN PINJAM

Kota Jambi - Keberadaan Koperasi di Provinsi Jambi mempunyai kontribusi yang cukup penting di sektor Ekonomi. Secara ekonomi, kontribusi perkoperasian diindikasikan oleh kemampuan para pembina, pengurus, dan anggota Koperasi dalam menciptakan nilai tambah, kesempatan kerja serta kemampuan Multiflier Effect terutama dalam mendukung akses pembiayaan bagi usaha perkoperasian.

Berkaitan dengan hal tersebut, pada hari Senin (15/07/2019), Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi menyelenggarakan Rapat Koordinasi dalam rangka mendukung penguatan usaha Koperasi dengan tujuan untuk memenuhi akses pembiayaan, sehingga dapat memberikan manfaat bagi  berkembangnya usaha perkoperasian yang Mandiri dan Tangguh.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi, Hamdan, SH., M.Si berharap, output yang didapatkan dalam kegiatan kali ini adalah agar segala akses untuk mendapatkan permodalan dari perbankan menjadi lebih mudah bagi Koperasi kedepannya.

Selain itu, Hamdan menjelaskan bahwa untuk menjadi Koperasi Berprestasi salah satu syarat adalah harus melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat pada waktunya. Tidak hanya itu, Koperasi wajib memiliki Sertifikat Nomor Induk Koperasi (SNIK) sebagai salah satu bentuk bahwa Koperasi itu Sehat dan Bersih. “Salah satu persyaratan untuk mendapatkan Koperasi yang Berprestasi itu, adalah mereka yang tepat waktu melaksanakan RAT. Yang kedua, sudah mempunyai Sertifikat NIK”, Ungkapnya.

Dalam mendapatkan akses permodalan bagi perkoperasian, ada 4 jenis Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bisa di dapatkan. Diantaranya adalah, KUR Mikro; KUR Kecil; KUR-TKI; KUR Khusus Replanting.

“Dari sisi KUR itu dibagi ke 4 Kredit. Yakni KUR Mikro yang sampai 25 juta. Kemudian KUR Kecil yang sampai 500 juta. Kemudian KUR-TKI sampai dengan 25 juta. Dan KUR Khusus Replanting Kebun Sawit itu sampai dengan 500 juta”, kata Muhammad Baiquni, Supervisor Bank BRI Cab. Jambi.

(Reporter/Editor : Ridwan/Gemaskop Media Center)

Link Terkait